hingga aku terpedaya dengan baumu
mawarku, mengapa aku selalu bersua
mawarku, ada ini satu kebetulan
mengapa kebetulan ini selalu terjadi
makin aku cuba untuk lari
semakin ia menghampiri
sesungguhnya kebetulan ini sangat memeritkan
bagi insan yang begitu pasif di dalam duniamu
mengapakah ia terus berlaku
sedangkan aku tahu engkau bukan milikku
mengapa..mengapa..mengapa
persoalan ini terus bermain di benakku yang semakin kusut inimawarku, engkau tetap segar dan berkembang
Bidadariku
kau muncul hanya sementara
mengubat hati yang luka
Kini engkau pun telah pergi
pergi meninggalkan aku
bilakah bidadari yang sebenar akan muncul
menjelma di depan mata
membawa penawar hati yang sedih ini
bidadari yang sebenar...
ataupun sudah takdirnya begitu untuk aku
di dalam dunia ini

Tiada ulasan:
Catat Ulasan